Senin, 22 September 2014

BIARKAN SAJA

Aku tidak dapat merasakan apa-apa
Bahkan sekadar angin yang meniup saja
Mereka hilir mudik lalu-lalang
Biarkan saja
Aku hanya suka mendengar Bapak itu berteriak Blok M, Blok M
Dan ku biarkan melupakan yang lain

Ada sesuatu yang begitu indah bila kita memperhatikannya dari atas hingga bawah, dari luar hingga hatinya
Apa?
Rasa syukur

Percakapan pertama dia bertanya, mau ke mana?
Aku menggelengkan kepala dan berkata, tidak tahu
Lalu dia bilang, anak muda harus punya tujuan, walau itu hanya melangkah sebelah kaki

Aku merenung
Biarkan saja
Aku memang suka melamun juga
Sepanjang jalan menuju pangkalan bis dua angka itu
Aku masih sangat mengagumi halte wolter
Mungkin karena di sana tempat seseorang yang selalu sabar menungguku

Entah
Biarkan saja
Cuma aku yang tahu apa yang sebenarnya telah terjadi

Sabtu, 20 September 2014

SEBUAH LAGU



Aku suka dengan lagu ini “Embun”
Entah mengapa, aku juga tidak tahu
Liriknya sama sekali bukan tentangku
Bukan pula menyindir seseorang yang dekat denganku

Aku hanya sangat menyukai keseluruhan dari lagu ini
Bandnya, penciptanya, musiknya, isi maknanya dan para personelnya

Kalau tidak salah, tahun 2009 silam lagu ini muncul dan mulai kudengar
Aku jadi menyukai Embun
Menyebut seseorang dengan demikian
Orang yang suka menulis, mengkritik, mencari hal baru, berkreatifitas, teguh pendirian, kebapakan dan ngerock

Atau panggil saja dia, WS
Bukan WS Rendra ya

Haaa
Intinya aku suka lagu ini, Embun
Jangan tanyakan padaku lagi alasannya

Terima kasih

SEBAGAI PEREMPUAN



Sebagai perempuan
Hal yang paling menyakitkan bukanlah cinta yang bertepuk sebelah tangan
Tetapi, jika laki-laki itu mencintai laki-laki yang lain
Atau sebut saja, Gay

Aku tidak habis pikir
Atau aku memang tidak mengerti tentang dunianya
Dunia mereka yang mencintai sesama jenis
Menurutku itu sesuatu yang buruk

Jika ada yang mau menyangkal
Seseorang tolong jelaskan padaku

PACAR PERTAMA



Satu-satunya teman laki-laki yang aku kenalkan kepada Mama sebagai pacar adalah Dia
Pacar pertama

Itu pun sudah berlalu beberapa tahun silam
Dan Mama masih selalu menanyakan kabarnya
Membuatku muak, bosan dan tidak bersemangat

Aku ingin Mama melupakannya seperti aku sekarang
Namun nyatanya, meski sudah berpisah dan bukan sepasang kekasih lagi, Mama tetap menyukainya

Hal itu yang kadang bikin aku jengah, tidak suka

Dalam waktu yang lama, yang entah kapan berakhir, aku masih betah sendiri
Bukan karena aku tidak punya teman dekat
Hanya saja aku sedang tidak ingin berpacaran
Banyak ruginya

Bahkan aku pernah dianggap Lesbian
Juga dianggap tidak punya perasaan
Padahal memang belum ada yang mampu membuatku jatuh cinta

Mungkin suatu saat nanti
Aku akan sangat mencintai seseorang
Yang ku harap, bisa membuatku lebih dekat dengan Tuhan dan Keluarga

Namun untuk saat ini, aku benar-benar belum menemukan orang tersebut

Aku kira, dia tengah belajar untuk menjadi seorang suami yang baik, untuk menjadi seorang ayah yang benar, dan untuk menjadi seorang pemimpin yang berkebijaksanaan

Semoga Tuhan menjaganya untuk kelak menjadi milikku
Melangkah bersama menuju keridaan-Mu.

Aamiin

Sabtu, 13 September 2014

RAHASIA



Siapapun pasti punya privasi.
Tak ada yang tahu jika sahabat kita sendiri adalah seorang detektif swasta misalnya
Atau, sepupu kita adalah kekasih gelap dari vokalis band yang sedang naik daun tahun ini
Atau juga, adik kita sangat mengidolakan artis yang sekarang tengah kita antipati

Jangan pernah menghakimi seseorang jika kamu hanya mampu melihatnya dari penampilan saja
Mungkin kamu perlu pakai kacamata atau kaca pembesar sekalian
Mungkin juga kamu perlu ikut kerohanian supaya empati dan simpatimu tumbuh
Atau, kamu mau tunggu Tuhan mendemikmu pada waktunya?

Aku rasa kamu akan menyesal suatu saat nanti

Ketika menghina atau mencela orang lain
Kamu begitu bahagia
Sepertinya kamu adalah manusia yang paling sempurna di dunia ini
Juga seperti seekor binatang yang mengolok-olokkan ekornya
Padahal di balik ekor itu ada sebuah luka
Luka yang sakitnya coba kamu lupakan
Dengan cara mencibir ekor binatang lainnya
Wah, kasihan sekali

Apa kamu sudah merasa hebat?
Apa kamu sudah merasa bermanfaat?
Apa kamu sudah merasa cukup tentang kemunafikanmu selama ini?
Belum ya?
Jika belum, silakan saja lakukan apapun sesukamu
Tidak ada yang melarang
Sampai nanti Tuhan akan membalas segala perbuatan manusia-Nya dengan setimpal